Moderat Reviews

Ehsan Jami Wawancara Imajiner dengan Muhammad

Posted on: December 10, 2008

Lanjutan …..

M : Saya mengerti orang-orang sulit untuk memahami yang terjadi dimasa itu dan Muslim tidak memahami kita hidup di jaman baru namun saya pribadi mengerti ini. Pesan saya kepada orang-orang Muslim adalah jangan menikah dengan perempuan Muslim ketika belum siap atau dia menolak untuk menikah. Dalam pandangan saya, laki-laki dan perempuan sama. Anda dapat menjadi Muslim dengan bebas dan hanya menikah dengan bebas.

J : Jadi kita hidup di tahun 2009

M : Aku lebih suka menyebut di 1429, jika Anda tidak keberatan

 

Kitab Bukhari dan Al Khafi ”Hai Muslim, ada seorang Yahudi bersembunyi dibalik saya (batu), bunuhlah dia”.

 

J : Banyak sekali Anti-Semitism di negara-negara Islam. Dan menurut cerita anda membunuh lebih 600 orang Yahudi dan menikahi seorang gadisnya setelah membunuh orang tuanya. Dapatkan anda menjelaskan hal itu ?

M : Konflik tersebut murni bisnis. Yahudi selalu keras kepala dan tidak dapat menerima jika tidak ada tempat baginya. Awalnya semua manusia diciptakan oleh Tuhan. Saya banyak keliling akhir-akhir ini. Sesuatunya mengejutkan, banyak orang yang memiliki impian-impian dan juga rasa takut

J : Apakah itu artinya anda tidak mempunyai pilihan ?

M : Saya mempelajari toleransi dan cinta. Saat itu kita dalam keadaan perang dan suatu hal yang normal untuk membunuh musuh. Selama bertahun-tahun civil menjadi target dan perang Salib seperti pada masa Salahudin. Muslim dibunuh di Bosnia dan Muslim membunuh orang-orang tak berdosa di Darfur.

J : Semunya itu fakta, tetapi setujukah anda sebab apa yang anda katakan dan lakukan waktu itu, Muslim saat ini membenci Yahudi.

M : Percayalah banyak hal di Al Quran adalah simbolik dan Tuhan memberi manusia otak. Sebagaimana di Injil juga banyak kerancuan dan banyak orang Kristen menterjemahkan apa adanya. Al Quran adalah perkataan Tuhan, tetapi dalam politik di dunia. Begitulah saya melihatnya.

J : Apakah anda tidak akan bertanggung jawab dengan terbunuhnya 100 orang Yahudi di Madinah, sedangkan mereka tidak bersenjata.

M : Kamu membingungkan saya. Membunuh atau terbunuh adalah balasan.

J : Mendirikan Negara Islam memiliki banyak keuntungan kepada Anda.

M : Secara obyektif. Islam adalah satu-satunya kebenaran.

J : Apakah kebenaran subyektif ?

M : Ya . Kebenaran moralitas dan ketidakadilan, dalam hal ini genoside adalah moral pada orang Muslim.

 

Shahih Bukhori : Siapapun yang merubah agamanya (murtad) bunuhlah dia.

 

J : Bagaimana dengan yang meninggalkan Islam ?

M : Itu masalah anda bukan ? Merubah agama bukan urusan saya lagi. Jika Yahudi menjadi Islam itu baik. Itu bebas, kalau mereka kembali tak masalah.

J : Tetapi mengapa pada 1400 tahun yang lalu, murtad harus dibunuh. Bagaimana kalau Muslim berpendapat saat ini murtad adalah sebuah kriminal dan harus dibunuh.

M : Kepercayaan tidak berarti apa-apa. Sebab memaksa orang, tidak menjadikan kepercayaan sebenarnya. Orang yang membunuh orang lain karena berbeda keyakinan adalah orang gila.

J : Saya punya pertanyaan pribadi. Bagaimana Wilders dan Salman Rusdi ?

M : Saya tidak mengenal mereka dengan baik, tetapi saya tidak suka orang-orang mengancam dia dengan hukuman mati. Hal seperti itu jelas merupakan kesalahan fatal. Saya tidak perduli dengan yang dikatakannya mereka berdua. Mereka punya pendapat saya punya pendapat.

J : Anda sudah mulai berubah.

M : Setiap orang berubah. Selalu. Standart dapat kita rubah. Waktu dulu ke waktu sekarang.

J : Bagaimana standard Allah ?

M : Saya tidak tahu keinginan Allah itu. Tak seorangpun tahu.

J : Anda mulai membahayakan diri sendiri.

M : Saya melarang Muslim untuk menampilkan gambar saya. Jangan merendahkan saya. Muslim takut dengan saya.

J : Apa yang terjadi jika kita tahu tidak ada ketakutan terhadap Tuhan ?

M : Saya sudah menyelesaikan jalan saya. Itulah kenyataaan emansipasi Tuhan dan Nabinya. Film anda merupakan awal dari emansipasi itu. Inilah bagaimana Nabi meninggal dan juga bagaimana Nabi dilahirkan kembali.

J : Apakah orang Muslim akan memberikan reaksi jika film ini dirilis ?

M : Saya harap saudara Muslim akan memberikan reaksi dengan terhormat.

J : Terima kasih atas interview ini.

 

Jalan menuju kebahagiaan dalah kebebasan.

Dan Jalan menuju kebebasan adalah keberanian.

 

 Fil lm ditemukan di http://www.radionetherlands.nl/currentaffairs/region/netherlands/081209-Islam-fim. Enam kelompok Islam di Belanda menyebutnya dengan “tepid piece of fluff”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: