Moderat Reviews

Pengekposan 2 Nama Menteri Kabinet Bersatu oleh Gerakan Hizbut Tahrir Indonesia

Posted on: March 14, 2008

Kalau sebelumnya Menteri Pemuda dan Olah Raga Adyaksa Dault telah berhasil diekpos  Hizbut Tahrir Indonsia (HTI) maka kali ini HTI akan mengekpos nama Menteri Kesehatan Fadilah Supari yang sedang naik popularitasnya.  Kegiatan HTI yang saat ini sudah memasuki tahapan ke dua (dari tiga tahapan) Tafaaul Maal Umah tampaknya mendapatkan angin segar setelah berhasil mengekpos dua menteri kabinet Indonesia bersatu yang bersedia hadir sebagai pembicara halaqoh para anggota Hizbut Tahrir.  Setelah Menpora, strategi pencarian pelindungan (thalabun nusrah) HTI kali ini adalah membidik Menteri Kesehatan Fadilah Supari guna hadir sebagai salah satu pembicaranya.  Kegiatan yang mencatut nama Menkes kali ini dikemas dalam Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan (FKSK) yang merupakan underbow HTI bersama underbow lainnya yaitu  Forum Umat Islam (FUI), Majelis Taklim Wisma Dharmala Sakti (WDS), Khilafah Center (KC) dan  Tabloid Suara Islam (SI) dengan menyertakan Kantor Berita Antara guna netralitas.  Sebagai informasi acara akan dilaksanakan pada  Senin, 17 Maret 2008 pukul 14.00 s/d 16.30 di  Auditorium Gedung YTKI (seberang Balai Kartini), Jl. Gatot Subroto No 44, Kuningan. Jakarta. Adapun nara sumbernya adalah Siti Fadilah Supari (MenKes RI), Joserizal Jurnalis (Mer-C), Farid Wadjdi (HTI), dan M. Luthfie Hakim, SH., M.H. Website ini memberikan informasi kepada Ibu yang terhormat Siti Fadilah Supari, yang tentunya masih mencintai sistem saat ini,  untuk mempertimbangkan hadir sebagai pembicara sebab memiliki taruhan yang tinggi.  Perlu kita ketahui bersama bahwa penggulingan kekuasaan yang dilakukan HT selama ini belum pernah menampakkan hasil, mulai dari Yordan tahun 1969, Suriah dll hingga menawarkan ke sejumlah gerakan yang berhasil melakukan revolusi seperti Iran 1979 atau Taliban beberapa tahun yang lalu. Menurut perhitungan HT internasional, saat ini hanya Indonesia sebagai negara yang paling memungkinkan untuk diterapkannya Khilafah (simak hasil Konferensi Khilafah II di Istora Jakarta Agutus 2007).  Tentunya bagi yang mengerti maksud HT, adalah menggantikan system kita dengan system Khilafah (Darul Islam) dan pasal ciptaan Hizbut Tahrir  yang saat ini sudah berjumlah 190 pasal, sebelumnya hanya 187. Jadi sekali lagi, tulisan ini dibuat untuk menjadi perhatian para menteri atau pejabat propinsi atau daerah atau masyarakat yang kemungkinan belum mengerti rencana HTI ke depan.

1 Response to "Pengekposan 2 Nama Menteri Kabinet Bersatu oleh Gerakan Hizbut Tahrir Indonesia"

pengecut lohhhhhh……..takut ama taghut2 kontemporer ya………..

pragmatis,…..jangan donk..
moderat….mencampurkan yang hak dan bathil lohhhhhh
walah….
memang mayoritas masyarakat kaya gini yahhhhhh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: